Harga Beras Premium di pasar tradisional turun
Peredaran beras oplosan yang meresahkan masyarakat dan merugikan pedagang,
setelah adanya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pengoplosan beras kini suasana di Pasar Sanglah, Denpasar kembali normal. Kepercayaan pembeli terhadap pedagang beras kembali membaik. Tidak ada lagi kecurigaan terhadap adanya penjualan beras oplosan oleh pedagang.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Anita, pemilik Toko Lima Jaya di Pasar Sanglah, Denpasar, kurang dari satu bulan ini harga beras premium turun dari Rp.15.200,- menjadi Rp.14.800., Akan tetapi suplaynya menurun dari sebelumnya. Sehingga dengan permintaan saat ini pedagang mengaku kekurangan stok beras premium. Saat ini selisih harga beras lokal dengan dengan beras premium sebesar Rp. 600 - Rp.700,- per Kilogramnya.
Pedagang lain, Iin Lindawati pemilik Toko Aloha, Pasar Sanglah, Denpasar menyampaikan harapannya agar suplay beras kembali normal khususnya beras premium. Sehingga permintaan masyarakat dapat terpenuhi. Iin juga menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah dengan adanya penegakan hukum terhadap pengoplosan beras. "Kini kepercayaan masyarakat terhadap kami pedagang beras semakin meningkat. Karena itu kami berharap suplay beras kembali normal sehingga kami tidak sampai kekurangan stok", ungkapnya.